Doa tahallul umroh dapat dibaca ketika jamaah menyelesaikan rangkaian umroh dengan mencukur atau memotong rambut setelah tawaf dan sa’i.
Tahallul menandai selesainya rangkaian umroh dan berakhirnya larangan-larangan ihram yang sebelumnya berlaku bagi jamaah.
Bagi jamaah yang sedang mempersiapkan umroh, memahami bacaan sekaligus tata caranya akan membantu menjalankan tahallul dengan lebih tenang dan tidak terburu-buru.
Apa yang Dibaca Saat Tahallul Umroh?
Pada dasarnya, tidak ada satu lafaz doa khusus yang wajib dibaca ketika tahallul agar umroh menjadi sah. Hal terpenting adalah jamaah melakukan tahallul dengan mencukur atau memotong rambut setelah menyelesaikan sa’i.
Namun, jamaah tetap boleh berzikir dan berdoa ketika rambut dipotong. Salah satu doa yang baik untuk memohon agar ibadah diterima adalah:
Arab:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Rabbanā taqabbal minnā innaka antas-samī‘ul-‘alīm.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami). Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa tersebut merupakan doa umum memohon diterimanya amal dan dapat dibaca setelah menyelesaikan rangkaian ibadah.
Baca juga: Panduan Cara Melakukan Tawaf untuk Pemula
Doa yang Berkaitan dengan Mencukur Rambut
Rasulullah SAW juga mendoakan orang-orang yang mencukur dan memendekkan rambut setelah manasik.
Arab:
اللَّهُمَّ ارْحَمِ الْمُحَلِّقِينَ
Artinya:
“Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur rambutnya.”
Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW mendoakan orang yang mencukur rambut beberapa kali, kemudian turut mendoakan mereka yang memendekkan rambut. Hal ini menunjukkan keutamaan mencukur rambut bagi jamaah laki-laki.
Perlu dipahami bahwa bacaan tersebut adalah doa Rasulullah SAW untuk orang yang mencukur atau memendekkan rambut, bukan lafaz wajib yang harus dibaca jamaah ketika tahallul.
Apa Doa Setelah Tahallul Umroh?
Setelah rambut selesai dipotong, jamaah dapat berdoa dengan bahasa Arab maupun bahasa Indonesia.
Contohnya:
Arab:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي وَاغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي
Latin:
Allāhumma taqabbal minnī, waghfir lī, warhamnī.
Artinya:
“Ya Allah, terimalah amal dariku, ampunilah aku, dan rahmatilah aku.”
Bacaan ini dapat digunakan sebagai doa umum, bukan sebagai doa tahallul yang diwajibkan atau ditetapkan sebagai syarat sah umroh.
Jamaah juga bebas menyampaikan doa pribadi, seperti memohon agar umrohnya diterima, dosa diampuni, keluarga diberi keberkahan, serta diberikan kesempatan kembali beribadah ke Tanah Suci.
Baca juga: Bacaan Doa Sa’i Lengkap Mudah Dipahami
Tahallul Menjadi Penutup Rangkaian Umroh
Tahallul dilakukan setelah jamaah menyelesaikan tawaf dan sa’i, kemudian mencukur atau memotong rambut sebagai tanda selesainya rangkaian umroh.
Doa tahallul umroh dapat menjadi kesempatan untuk memohon agar seluruh ibadah diterima oleh Allah, tetapi jangan sampai jamaah menganggap ada satu bacaan tertentu yang wajib dihafalkan.
Yang lebih penting adalah memahami urutannya, melakukan tahallul dengan benar, dan menutup perjalanan ibadah dengan rasa syukur serta doa agar amal yang dilakukan diterima Allah SWT.
Pelajari juga Tata Cara Umroh Lengkap mulai dari ihram hinggan tahalull.




