Daftar Umroh
Daftar Haji
Badal Haji
Yanto | Hasan | Mumu | Lela
Daftar Umroh
Daftar Haji
Badal Haji
Yanto | Hasan | Mumu | Lela

Nava Tour

Niat Umroh Lengkap : Waktu, Tata Cara dan Artinya

Niat Umroh Lengkap : Waktu, Tata Cara dan Artinya

Niat umroh merupakan salah satu perkara penting untuk semua jemaah umroh yang hendak ke Tanah Suci. Sebab, niat diartikan sebagai keteguhan hati dalam melaksanakan ibadah dan siap mematuhi semua hal yang dilarang dengan penuh ikhlas. Oleh karena itu, menjadi penting bagi Anda yang belum melaksanakan umroh agar berusaha menyempurnakan pemahanan mengenai bacaan niat untuk umroh beserta tata cara membacanya terlebih dahulu.

Baca Juga: Umroh Oktober 2024

Niat Umroh Beserta Latin dan Artinya

niat umroh mabrur

Sebelum melakukan umroh, maka terlebih dahulu Anda membaca niat umroh. Disunahkan membaca baik dalam hati maupun lisan. Berikut adalah niat umrah beserta artinya yang perlu Anda amalkan :

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin : “Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihi lillahi ta’ala”

Artinya : “Aku berniat ihram untuk melaksanakan ibadah umroh karena Allah Ta’ala”

Anda bisa melanjutkan dengan mengucapkan kalimat talbiyah, yaitu lafaz yang diucapkan selama ihram, sebagai berikut :

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Latin : “Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk. Laa syarika laka”

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi- Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”

Bacaan Doa Setelah Niat Umroh

Setelah mengucapkan niat umroh, Anda dianjurkan untuk membaca doa berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّي أُرِيدُ الْعُمْرَةَ فَيَسِّرْهَا لِي وَتَقَبَّلْهَا مِنِّي

Latin : “Allahumma inni uridu al-‘umrata fa yassir-ha li wa taqabbal-ha minni”

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku ingin melaksanakan umroh, maka mudahkanlah bagiku dan terimalah dariku”

Adapun doa lain yang bisa Anda baca setelah mengucapkan niat yakni :

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالتَّوْبَةَ وَالصَّحْوَةَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ

Latin : “Allahumma inni as-aluka al-‘afwa wa al-‘afiyah wa al-maghfirah wa at-taubah wa ash-shihhah wa al-‘ishmah min kulli dzanbin.”

Artinya : “Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ampunan, kesehatan, maaf, tobat, ketenangan, dan perlindungan dari segala dosa.”

Waktu dan Tempat Membaca Niat Umroh

Niat umroh Anda baca saat akan melakukan ihram. Ketika berihram, Anda yang hendak melaksanakan umroh mengucapkan niat dari dalam hati dengan mengenakan pakaian ihram setelah sebelumnya selesai mandi wajib,

Adapun tempat untuk mengucapkan niat juga telah ditetapkan secara syariat, yakni miqat makani atau batas tempat untuk melakukan niat. Bagi Anda calon jemaah yang melakukan umroh dari Madinah, miqat makaninya berada di Zulhulaifah atau Bir Ali. Sedangkan apabila Anda adalah jemaah umrah dari Indonesia, maka miqat makaninya dapat dilakukan dari dalam pesawat saat posisi sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam.

Tata Cara Membaca Niat Umroh

Membaca niat umroh merupakan bagian penting dan menjadi rukun pertama dari rangkaian ibadah. Berikut tata cara saat mengucapkan niat ibadah umroh berdasarkan syariat islam, yakni :

1. Suci dari Hadas Besar dan Hadas Kecil

Tata cara membaca niat umroh yang pertama adalah dalam kondisi suci. Artinya, Anda sudah dalam keadaan suci dari hadas besar dan hadas kecil sebelum mengucapkan niat umroh.

2. Menghadap ke arah kiblat.

Memposisikan diri menghadap kiblat juga menjadi tata cara yang dapat diterapkan oleh Anda ketika berdoa niat umroh. Dari Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa ketika seorang muslim berdoa hendaknya menghadap kiblat. Hal ini tercantum dalam surat Al Baqarah ayat 150, yang berbunyi :

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِۗ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗۙ لِئَلَّا يَكُوْنَ لِلنَّاسِ عَلَيْكُمْ حُجَّةٌ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِيْ وَلِاُتِمَّ نِعْمَتِيْ عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَۙ

Latin : “Wa min ḫaitsu kharajta fa walli waj-haka syathral-masjidil-ḫarâm, wa ḫaitsu mâ kuntum fa wallû wujûhakum syathrahû li’allâ yakûna lin-nâsi ‘alaikum ḫujjatun illalladzîna dhalamû min-hum fa lâ takhsyauhum wakhsyaunî wa li’utimma ni‘matî ‘alaikum wa la‘allakum tahtadûn”

Artinya :  “Dan dari manapun engkau (Muhammad) keluar, maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arah itu, agar tidak ada alasan bagi manusia (untuk menentangmu), kecuali orang-orang yang zalim di antara mereka. Janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, agar Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu, dan agar kamu mendapat petunjuk”

3. Perhatikan Posisi Tubuh

Saat membaca niat umroh, posisikan tubuh berdiri tegak dengan kedua kaki rapat.

4. Angkat Kedua Tangan

Cara membaca niat umroh yang benar sesuai ajuran islam selanjutnya adalah dengan mengangkat kedua tangan. Dari Salman al-Farisi, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah Maha Pemalu lagi Maha Pemurah terhadap seorang hambanya yang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, kemudian tangannya kembali dengan kosong dan kehampaan.”

5. Bacalah Niat Umroh dengan Jelas dan Khusyuk

Doa niat umroh Anda ucapkan dengan suara yang jelas dan tidak tergesa-gesa. Lakukanlah dengan perlahan, khusyuk dan resapailah setiap permohonan yang Anda ucapkan. Membaca niat harus Anda niatkan dengan hati yang tulus karena Allah.

Bacaan Sholawat dan Doa Saat Umroh

Jemaah umroh juga dianjurkan membaca sholawat beserta doa, sebagai berikut :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ اَجْمَعِيْنَ

Latin : “Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi washohbihi ajma’in”

Artinya :“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya.”

Kemudian Anda bisa mengakhiri dengan membaca doa penutup sholawat dengan lafaz, sebagai berikut :

اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلٰاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin : “Allahumma inna nas aluka ridhaaka wal jannata wa na’uudzubika min sakhaatika wannaar. Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa adzaabannaar” 

Artinya : “Ya Allah sesungguhnya kami memohon keridhaan dan surgaMu, kami berlindung padaMu dari murkaMu dan neraka. Wahai Tuhan kami, karuniailah kami kebaikan di dunia dan kebaikan pula di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.”