Pernah mendengar tentang Jabal Rahmah? Bagi para jamaah haji dan umroh, nama ini tentu tak asing lagi. Jabal Rahmah atau “Bukit Kasih Sayang” adalah salah satu destinasi paling populer di Tanah Suci, tepatnya di Padang Arafah, Makkah.
Bukan sekadar bukit biasa, tempat ini dipercaya sebagai lokasi pertemuan kembali Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah terpisah lama akibat diturunkan dari surga. Maka tak heran, banyak jamaah yang datang untuk berdoa agar diberi keberkahan dalam cinta dan kehidupan rumah tangga.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap makna, keistimewaan, dan adab berdoa di Jabal Rahmah, serta mengapa tempat ini begitu spesial bagi umat Islam di seluruh dunia.
Isi Artikel
ToggleJabal Rahmah Itu Tempat Apa?
Secara bahasa, Jabal Rahmah berarti Gunung Kasih Sayang (dari kata Jabal = gunung, Rahmah = kasih sayang).
Lokasinya berada di Arafah, sekitar 20 km dari Masjidil Haram, dengan tinggi kurang lebih 70 meter. Meski tidak terlalu tinggi, bukit ini menjadi salah satu tempat bersejarah yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Islam.
Menurut sejarah, di tempat inilah Nabi Adam AS dan Siti Hawa dipertemukan kembali setelah lama berpisah di bumi. Karena itulah, Jabal Rahmah sering dianggap sebagai simbol cinta sejati dan kasih sayang yang suci.
Bagi jamaah haji, bukit ini juga menjadi bagian dari lokasi wukuf di Arafah, yang merupakan rukun haji paling utama. Sedangkan bagi jamaah umroh, Jabal Rahmah menjadi destinasi ziarah favorit yang dikunjungi untuk mengenang sejarah sekaligus berdoa.
Apa Keistimewaan Jabal Rahmah?
Banyak jamaah datang ke Jabal Rahmah bukan hanya karena keindahannya, tetapi karena nilai spiritual dan sejarahnya yang sangat dalam. Berikut beberapa keistimewaannya:
1. Tempat Bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa
Jabal Rahmah diyakini sebagai lokasi pertemuan kembali dua manusia pertama di bumi. Setelah diturunkan dari surga, Nabi Adam berada di India, sementara Siti Hawa di Jeddah. Keduanya akhirnya bertemu di Arafah di bukit ini. Momen tersebut menjadi simbol pengampunan, pertemuan, dan kasih sayang abadi.
2. Simbol Kasih Sayang dan Doa untuk Jodoh
Banyak jamaah percaya bahwa berdoa di Jabal Rahmah dapat memudahkan jodoh atau memperkuat keharmonisan rumah tangga. Meski keyakinan ini bersifat budaya, bukan syariat, nilai spiritualnya tetap indah mengharap rahmat Allah dalam ikatan cinta yang halal.
3. Tempat Bersejarah bagi Jamaah Haji
Bagi jamaah haji, kawasan Jabal Rahmah termasuk dalam wilayah wukuf di Arafah salah satu rukun haji yang wajib. Rasulullah SAW pernah berkhutbah di Padang Arafah, tidak jauh dari bukit ini, saat haji wada’. Maka, tempat ini juga menjadi saksi sejarah penting risalah Nabi Muhammad SAW.
4. Lokasi yang Ramai Dikunjungi Sepanjang Tahun
Selain bulan Dzulhijjah, Jabal Rahmah juga ramai dikunjungi oleh jamaah umroh dari berbagai negara. Dari atas bukit, jamaah bisa menyaksikan pemandangan Padang Arafah yang luas terutama saat matahari terbenam, suasananya terasa sangat syahdu.
Apa yang Harus Dilakukan di Jabal Rahmah?
Bagi jamaah yang berkunjung, ada beberapa amalan ringan dan penuh makna yang bisa dilakukan di Jabal Rahmah:
1. Berdoa dengan Khusyuk
Jabal Rahmah sering dijadikan tempat untuk memohon ampunan, jodoh, atau keharmonisan keluarga. Namun, perlu diingat tidak ada dalil khusus yang mewajibkan berdoa di tempat ini. Berdoalah dengan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar di mana pun kita berada.
“Dan Rabbmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mu’min: 60)
2. Merenungkan Makna Pertemuan Adam dan Hawa
Tempat ini mengingatkan kita bahwa setiap perpisahan pasti ada jalan bertemu, setiap dosa ada pengampunan, dan setiap ujian adalah jalan menuju rahmat Allah. Renungan seperti ini menumbuhkan rasa syukur dan tawakal yang dalam.
3. Menjaga Adab & Kebersihan
Sayangnya, sebagian jamaah masih menulis nama di batu atau tiang sebagai simbol doa. Padahal, ini tidak dianjurkan dalam Islam. Sebaiknya cukup berdoa di hati dengan niat yang tulus. Menjaga kebersihan dan adab adalah bagian dari ibadah itu sendiri.
Apakah Jabal Rahmah Tempat Mustajab?
Pertanyaan ini sering muncul: “Benarkah Jabal Rahmah tempat mustajab untuk berdoa?”
Jawabannya: tidak ada dalil khusus dari Al-Qur’an maupun hadits yang menyebutkan Jabal Rahmah sebagai tempat mustajab. Namun, tempat ini tetap istimewa karena termasuk wilayah Arafah, dan doa di Arafah memang mustajab terutama saat wukuf.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.”
(HR. Tirmidzi)
Jadi, bukan bukitnya yang mustajab, tapi momen dan niat ibadahnya yang diberkahi.
Tips Berkunjung ke Jabal Rahmah
1. Datang Pagi atau Sore Hari
Cuaca di Arafah bisa sangat panas. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari atau menjelang magrib.
2. Gunakan Alas Kaki yang Nyaman
Jalannya agak menanjak dan berbatu. Gunakan sandal atau sepatu yang kuat dan ringan.
3. Bawa Payung & Air Minum
Hindari dehidrasi, terutama saat musim panas.
4. Berdoa Tanpa Berlebihan
Cukup berdoa dengan niat tulus, tanpa praktik yang tidak ada tuntunannya seperti menulis nama di batu.
5. Abadikan Momen dengan Bijak
Ambil foto secukupnya untuk kenang-kenangan, namun utamakan kekhusyukan dan adab.
Kesimpulan
Jabal Rahmah bukan hanya tempat wisata religi, tetapi juga simbol kasih sayang dan pengampunan.
Tempat ini mengingatkan kita bahwa setiap manusia punya kesempatan untuk memperbaiki diri dan menemukan rahmat Allah.
Berdoa di Jabal Rahmah boleh dilakukan, tetapi yang paling penting adalah niat yang ikhlas dan keyakinan kepada Allah SWT. Karena sesungguhnya, bukan tempat yang menjadikan doa dikabulkan, melainkan hati yang tulus dan doa yang yakin.










