badal haji

SPESIAL BADAL HAJI 2024 NAVA TOURS & TRAVEL​

Melaksanakan badal haji memberikan pengalaman spiritual yang berharga. Selain mendapatkan pahala yang sama seperti haji langsung, Anda memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menunaikan kewajiban agama mereka. Ini adalah momen penuh keikhlasan dan pengorbanan, serta membawa keberkahan dari Allah SWT.

badal haji jakarta 2024

Fasilitas Badal Haji

  1. Tiket pesawat PP
  2. Lounge Umroh (Saat Keberangkatan)
  3. Visa umroh
  4. Visa tambahan negara yang dikunjungi (untuk program umrah plus)
  5. Manasik umroh
  6. Vaksin Meningitis
  7. Tour ziarah ke kota Mekah dan Madinah
  8. City tour Jeddah
  9. Bus full AC
  10. Akomodasi hotel / penginapan
  11. Makanan 3x sehari
  12. Tour Leader dan Muthowwif
  1. Pembuatan passport & dokumen perjalanan lainnya
  2. Kelebihan bagasi (Maks. 23 Kg)
  3. Tour / acara diluar program atas permintaan sendiri
  4. Pengeluaran pribadi seperti laundry, tips, telepon, dll
  5. Pengurusan Surat Mahram
  6. Transport dari daerah asal (di luar Jakarta)
  7. Pengiriman perlengkapan
  8. Handling dan perlengkapan (Mendapatkan Koper, Tas Selempang, Batik, Mukena/Ihrom Dan Buku Do’a)
  9. Kenaikan tiket dari maskapai dan regulasi terbaru COVID-19 (jika ada)
  1. Pas Foto background putih, focus wajah 80% ukuran 4 x 6 = 7 Lembar
  2. Paspor asli dgn nama 3 kata contoh : Rahajeng Harumi Herdikanti
  3. Buku Kuning (Buku suntik meningitis)
  4. Vaksin Covid 19 lengkap 2 dosis (Tanggal Vaksin terakhir 14 hari sebelum keberangkatan)
  5. Foto Copy KTP
  6. Foto Copy NPWP
  7. Foto Copy Kartu Keluarga
  8. Buku Nikah Asli bagi yang berangkat Suami – Istri
  9. Akte Kelahiran Asli bagi yang berangkat anak
  10. Kartu Keluarga asli bagi yang berangkat wanita dengan umur diatas 45 th
  11. Bagi wanita yang berangkat sendiri usia dibawah 45 th, dikenakan uang mahram sebesar Rp 300.000,-
  12. Bagi jamaah manula >65 tahun harus didampingi pihak keluarga
  13. Menyerahkan tanda jadi booking seat sebesar Rp 10.000.000,- (Pelunasan 45 hari sebelum keberangkatan beserta data-data asli poin 1-3)
  1. Usia minimal 12 tahun
  2. Foto ukuran 4×6 cm sebanyak 6 lembar dan Soft Copy dengan background putih, fokus wajah 80%
  3. Pasport yang Asli dengan nama 3 suku kata (contoh: Intan Juni Ranti)
  4. Fotocopy KTP & KK (berwarna)
  5. Buku kuning (buku meningitis)
  6. Fotocopy buku/surat nikah bagi yang berangkat suami dan istri (berwarna)
  7. Membayar DP sebesar 4500 USD (pelunasan setelah visa)
  8. Bagi wanita yang pergi sendiri dengan usia kurang dari 45 tahun dikenakan tarif mahram sebesar Rp 300.000
  9. Dana perlengkapan & handling sebesar Rp 1.500.000

Setelah persyaratan pendaftaran terpenuhi. calon jamaah akan menerima Porsi Haji Plus, dan Nomor Porsi haji plus akan diterima sekitar 14 hari kerja. Setelah menerima Nomor Porsi haji, Calon Jamaah bisa mengetahui sisa masa tunggunya dengan mengakses Cek Masa Tunggu Haji

Dan apabila calon jamaah tersebut membatalkan sepihak maka akan dikenakan biaya Administrasi dan biaya Notaris

Proses Registrasi Jamaah:

1. Niat yang lurus/keinginan yang kuat ingin umroh atau ingin haji
2. Memilih Program Umroh/program haji yang diinginkan
3. Siapkan Berkas Dokumen persyaratan yang dibutuhkan
4. Lakukan Pembayaran DP/booking seat Rp 10.000.000 langsung ke rekening Mandiri Atas Nama PT. Naufa Mutiara Persada
5. Konfirmasi Pembayaran DP melalui Telepon atau Whatsapp
6. Datang ke Kantor kami yang bertempat di daerah Jakarta timur (lihat map) untuk memberikan arsip dokumen persyaratan dan melakukan konfirmasi pembayaran DP/booking
7. Siap Umroh dengan menerima perlengkapan dari kami
8. Berangkat Umroh menuju ke Tanah Suci & mudah-mudahan seluruh amal ibadah Anda diterima Allah. Aamin

Ketentuan Umum Badal Haji Tahun 2024/2025

Ibadah haji hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang memiliki kemampuan untuk menjalankannya. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan baik itu finansial maupun kemampuan secara fisik. Apabila mampu menjalankan secara fisik, namun belum tentu mampu dalam hal ongkos. Bagi yang sudah tidak mampu sama sekali untuk menunaikan ibadah haji, maka anda bisa memilih untuk melakukan badal haji untuk menjalankannya.

Akan tetapi ketentuan untuk pelaksanaannya berbeda dari haji yang biasa. Meskipun berbeda dalam segala hal, namun nilai pahala yang didapatkan dengan memilih menjalankan ini tentu tidak berbeda. Mempelajari ketentuan ibadah pengganti ini wajib dilakukan untuk memastikan bahwa ibadah haji bisa diterima.

Bagi yang ingin melaksanakan badal haji ada ketentuan yang harus dipenuhi sebelum menjalankannya. 

Syarat Badal Haji

Persyaratan pertama adalah ibadah penggantian untuk haji tidak bisa dilakukan untuk orang yang masih memiliki kemampuan secara fisik ibadah menggantikan ibadah haji tidak diperbolehkan. Sebab jika orang tersebut masih memiliki kemampuan secara fisik dan bisa melakukan rangkaian ibadahnya maka tidak boleh digantikan.

Sebab ibadah haji diwajibkan untuk orang yang mampu baik itu secara fisik maupun secara finansial. Jika tidak memiliki kemampuan finansial, maka ibadah haji sama sekali tidak diwajibkan. Oleh karenanya, jika saat ini tidak memiliki kemampuan secara finansial maka hukumnya untuk melaksanakan ibadah haji menjadi tidak wajib.

Persyaratan yang membolehkan untuk digantikan oleh orang lain pelaksanaan ibadah hajinya adalah bagi orang-orang yang sedang sakit akan tetapi tidak dapat diharapkan kesembuhannya. Oleh karena itu pelaksanaan ibadah haji bisa diwakilkan oleh orang lainnya. Bagi orang yang sakit sebenarnya tidak diwajibkan untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Akan tetapi ibadah hajinya bisa digantikan oleh orang lain.

Selain itu pelaksanaan penggantian ibadah haji hanya dilakukan jika orang tersebut meninggal dunia. Sehingga pahala untuk ibadah haji yang dilakukann oleh orang lain akan mengalir ke orang yang digantikan. Meskipun merupakan menggantikan orang yang sakit, akan tetapi persyaratan sakitnya juga harus dipenuhi. Seperti sakit yang sangat parah sehingga mengakibatkan orang tersebut tidak dapat kembali sehat dan kembali sembuh.

Persyaratan berikutnya adalah melaksanakan menggantikan orang lain untuk melaksanakan ibadah haji tidak diijinkan ketika orang yang digantikan tidak dapat berangkat berhaji hanya karena kondisi politik serta keamananya yang tidak terjamin atau terancam jika tetap berangkat untuk menunaikan kegiatan ibadah haji. Maka untuk kondisi semacam ini tidak boleh.

Alasannya adalah jika memang keadannya sangat berbahaya untuk keselamatan dirinya untuk berangkat berhaji maka kewajiban untuk melakukan ibadah haji dianggap tidak wajib. Sehingga jika untuk menggantikan orang tersebut tidak bisa dilakukan. Persyaratan kewajiban untuk berhaji dan digantikan untuk melakukan ibadah haji hanya karena tidak mampu secara keseluruhan misalnya yang sakit sangat parah maupun yang sudah meninggal dunia.

Ketentuan umum pelaksanaan badal haji tidak dapat dilanggar. Sebab jika tidak dipenuhi maka menggantikan pelaksanaan ibadah haji milik orang lain tidak bisa dilakukan. Selain itu bagi orang yang belum pernah menjalankan ibadah haji, maka hukumnya tidak boleh menggantikan orang lain untuk berhaji. Sehingga pelaksanaan ibadah haji tersebut akan jatuh kepada diri sendiri bukan untuk orang yang digantikan.

Oleh karenanya jika ingin menggantikan orang lain melaksanakan ibadah haji, maka upayakan sudah melaksanakan ibadah haji untuk diri sendiri terlebih dahulu. Jadi ketentuan ibadah haji seperti ini tidak boleh dilanggar supaya mendapatkan berkah.