badal haji nava tour

 

wa nava umroh
 

Ketentuan Umum Badal Haji

Ibadah haji hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang memiliki kemampuan untuk menjalankannya. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan baik itu finansial maupun kemampuan secara fisik. Apabila mampu menjalankan secara fisik, namun belum tentu mampu dalam hal biaya. Bagi yang sudah tidak mampu sama sekali untuk menunaikan ibadah haji, maka anda bisa memilih untuk melakukan badal haji untuk menjalankannya.

Akan tetapi ketentuan untuk pelaksanaannya berbeda dari haji yang biasa. Meskipun berbeda dalam segala hal, namun nilai pahala yang didapatkan dengan memilih menjalankan ini tentu tidak berbeda. Mempelajari ketentuan ibadah pengganti ini wajib dilakukan untuk memastikan bahwa ibadah haji bisa diterima.

Bagi yang ingin melaksanakan badal haji ada ketentuan yang harus dipenuhi sebelum menjalankannya. Persyaratan pertama adalah ibadah penggantian untuk haji tidak bisa dilakukan untuk orang yang masih memiliki kemampuan secara fisik ibadah menggantikan ibadah haji tidak diperbolehkan. Sebab jika orang tersebut masih memiliki kemampuan secara fisik dan bisa melakukan rangkaian ibadahnya maka tidak boleh digantikan.

haji badal

Sebab ibadah haji diwajibkan untuk orang yang mampu baik itu secara fisik maupun secara finansial. Jika tidak memiliki kemampuan finansial, maka ibadah haji sama sekali tidak diwajibkan. Oleh karenanya, jika saat ini tidak memiliki kemampuan secara finansial maka hukumnya untuk melaksanakan ibadah haji menjadi tidak wajib.

Persyaratan yang membolehkan untuk digantikan oleh orang lain pelaksanaan ibadah hajinya adalah bagi orang-orang yang sedang sakit akan tetapi tidak dapat diharapkan kesembuhannya. Oleh karena itu pelaksanaan ibadah haji bisa diwakilkan oleh orang lainnya. Bagi orang yang sakit sebenarnya tidak diwajibkan untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Akan tetapi ibadah hajinya bisa digantikan oleh orang lain.

Selain itu pelaksanaan penggantian ibadah haji hanya dilakukan jika orang tersebut meninggal dunia. Sehingga pahala untuk ibadah haji yang dilakukann oleh orang lain akan mengalir ke orang yang digantikan. Meskipun merupakan menggantikan orang yang sakit, akan tetapi persyaratan sakitnya juga harus dipenuhi. Seperti sakit yang sangat parah sehingga mengakibatkan orang tersebut tidak dapat kembali sehat dan kembali sembuh.

Lihat juga informasi Haji Plus / Haji Khusus berangkat tahun ini juga bersama Nava Tour

Persyaratan berikutnya adalah melaksanakan menggantikan orang lain untuk melaksanakan ibadah haji tidak diijinkan ketika orang yang digantikan tidak dapat berangkat berhaji hanya karena kondisi politik serta keamananya yang tidak terjamin atau terancam jika tetap berangkat untuk menunaikan kegiatan ibadah haji. Maka untuk kondisi semacam ini tidak boleh.

Alasannya adalah jika memang keadannya sangat berbahaya untuk keselamatan dirinya untuk berangkat berhaji maka kewajiban untuk melakukan ibadah haji dianggap tidak wajib. Sehingga jika untuk menggantikan orang tersebut tidak bisa dilakukan. Persyaratan kewajiban untuk berhaji dan digantikan untuk melakukan ibadah haji hanya karena tidak mampu secara keseluruhan misalnya yang sakit sangat parah maupun yang sudah meninggal dunia.

Ketentuan umum pelaksanaan badal haji tidak dapat dilanggar. Sebab jika tidak dipenuhi maka menggantikan pelaksanaan ibadah haji milik orang lain tidak bisa dilakukan. Selain itu bagi orang yang belum pernah menjalankan ibadah haji, maka hukumnya tidak boleh menggantikan orang lain untuk berhaji. Sehingga pelaksanaan ibadah haji tersebut akan jatuh kepada diri sendiri bukan untuk orang yang digantikan.

Oleh karenanya jika ingin menggantikan orang lain melaksanakan ibadah haji, maka upayakan sudah melaksanakan ibadah haji untuk diri sendiri terlebih dahulu. Jadi ketentuan ibadah haji seperti ini tidak boleh dilanggar supaya mendapatkan berkah.

Daftar Badal Haji di Nava Tour

Segera tunaikan kewajiban untuk almarhum / almarhumah tercinta Anda. Daftar paket badal haji dengan klik langsung tombol dibawah. Mudah-mudah ibadah yang Anda tunaikan senantiasa diterima Allah SWT. Aamiiin.

 

wa nava umroh